.widget img{ max-width:100%; height:auto;}
Ahlan wa Sahlan di blog pribadi ana atriyuanda.web.id | Meniti Manhaj Salaf
Syafaat untuk Penghuni Neraka agar dikeluarkan dari neraka

Syafaat untuk Penghuni Neraka agar dikeluarkan dari neraka

Syafaat untuk Penghuni Neraka agar dikeluarkan dari neraka

باسم الله، الحمد الله، الصلاة و السلام على رسول الله، أما بعد
Pada artikel ini, Pembahasan syafaat untuk Penduduk neraka. Penduduk neraka terdiri dari kalangan jin dan manusia. di dalamnya di azab pelaku maksiat baik itu muslim yang dosanya lebih banyak ketimbang amal sholehnya dan orang kafir. adapun muslim tidak kekal di neraka, Sedangkan kafir maka dia kekal di neraka.

2 Pembagian Syafaat kepada penduduk neraka

1. Penghuni neraka yang tak jadi diazab
Ada muslim yang mau dimasukkan ke neraka namun tidak jadi dimasukkan ke neraka berkat syafaat seseorang atas izin Allah taala atau rahmat dari Allah arrahman langsung berupa ampunan kepada hambaNya yang DIA kehendaki.

2. Penghuni neraka yang telah di azab
ada juga muslim yang sudah masuk neraka dan telah diazab. rentang waktu ada yang relatif cepat dan lama serta jenis azab berbeda-beda antara satu dengan lainnya. muslim yang bertauhid pasti dikeluarkan dari neraka, ada yang dikeluarkan berkat syafaat atas izin Allah dan ada pula langsung dari Allah taala kepada hamba tersebut yang DIA kehendaki. adapun orang kafir maka kekal dineraka, hanya saja bisa diringankan siksaan mereka dan ini kekhususan nabi muhamad kepada pamannya abu thalib.


setiap muslim harus yakin bahwa mereka yang mati diatas tauhid pasti masuk syurga, hanya saja ada yang singgah ke neraka dahulu dengan rentang waktu berbeda-beda dan siksaan yang beraneka ragam. siksaan tersebut sebagai pembersih dosa mereka.

muslim pelaku dosa yang telah dikeluarkan dari neraka akan dibawah menuju sungai yang dikenal dengan nahrul hayati (sungai kehidupan). siapa yang memasukinya akan kembali hidup sebagaimana benih yang tumbuh terkena aliran air.

Baca juga Ada 3 golongan yang kekal di neraka, Muslim Wajib Tahu  

Macam-macam Syafaat


1. syafaat dari para nabi

2. syafaat dari para malaikat

3. syafaat dari kaum muslimin

4. syafaat dari alquran

5. Rahmat Allah
Seorang Muslim akan menetap dineraka dalam rentang waktu tertentu lalu dikeluarkan oleh Allah taala langsung berkat keutamaan dan rahmatnya kepada penduduk neraka dari kalangan muslim bertauhid hingga Muslim yang terakhir keluar neraka yaitu muslim bertauhid dengan ukuran zharrah imannya.

Nasehat saya terkhususnya kepada diri sendiri
oleh karena itu, hendaklah setiap orang jika mengetahui kebenaran islam agar memeluk islam dan hendaklah setiap kita yang telah beragama islam agar tidak mati melainkan kedalam islam dan perbanyak bekal sebelum ajal menjemput.  

یَـٰۤأَیُّهَا ٱلَّذِینَ ءَامَنُوا۟ ٱدۡخُلُوا۟ فِی ٱلسِّلۡمِ كَاۤفَّةࣰ وَلَا تَتَّبِعُوا۟ خُطُوَ ٰ⁠تِ ٱلشَّیۡطَـٰنِۚ إِنَّهُۥ لَكُمۡ عَدُوࣱّ مُّبِینࣱ
Wahai orang-orang yang beriman! Masuklah ke dalam Islam secara keseluruhan, dan janganlah kamu ikuti langkah-langkah setan. Sungguh, ia musuh yang nyata bagimu. QS. Al-Baqarah 208

وَمَن یَبۡتَغِ غَیۡرَ ٱلۡإِسۡلَـٰمِ دِینࣰا فَلَن یُقۡبَلَ مِنۡهُ وَهُوَ فِی ٱلۡـَٔاخِرَةِ مِنَ ٱلۡخَـٰسِرِینَ
Dan barang siapa mencari agama selain Islam, dia tidak akan diterima, dan di akhirat dia termasuk orang yang rugi. QS. Ali 'Imran 85

یَـٰۤأَیُّهَا ٱلَّذِینَ ءَامَنُوا۟ ٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِۦ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنتُم مُّسۡلِمُونَ
Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah dengan sebenar-benar takwa kepada-Nya dan janganlah kamu mati kecuali dalam keadaan muslim. QS. Ali 'Imran 102

Ditulis oleh Atri Yuanda Ibnu Mahyudin Elbariamany
Referensi Bacaan binbaz.org.sa dan lainnya

selengkapnya »
Ada 3 golongan yang kekal di neraka, Muslim Wajib Tahu

Ada 3 golongan yang kekal di neraka, Muslim Wajib Tahu

Ada 3 golongan yang kekal di neraka, Muslim Wajib Tahu

باسم الله، الحمد الله، الصلاة و السلام على رسول الله، أما بعد
Pada artikel ini, Pembahasan tentang 3 golongan yang kekal di neraka. hendaklah setiap orang terutama kaum muslimin mewaspadai diri masing-masing agar jangan sampai terjatuh ke salah satu dari 3 dosa besar berikut ini.

Ada 3 golongan yang kekal di neraka

1. Kufur Akbar


Orang Kafir beragama selain Islam yang didunia hidup diatas kekafirannya lalu mati Kafir atau sebelumnya muslim bertauhid lalu mati murtad atau mati melakukan syirik akbar maka mereka kekal di neraka, adapun azab yang diperoleh setiap orang kafir itu berbeda-beda tergantung tingkatan dosa yang mereka lakukan ketika di dunia.

Hukum Pelaku Kufur Akbar
jika tidak bertaubat sebelum ajal menjemput maka kekal di neraka.

وَمَن یَرۡتَدِدۡ مِنكُمۡ عَن دِینِهِۦ فَیَمُتۡ وَهُوَ كَافِرࣱ فَأُو۟لَـٰۤىِٕكَ حَبِطَتۡ أَعۡمَـٰلُهُمۡ فِی ٱلدُّنۡیَا وَٱلۡـَٔاخِرَةِۖ وَأُو۟لَـٰۤىِٕكَ أَصۡحَـٰبُ ٱلنَّارِۖ هُمۡ فِیهَا خَـٰلِدُونَ
Barangsiapa murtad di antara kamu dari agamanya, lalu dia mati dalam kekafiran, maka mereka itu sia-sia amalnya di dunia dan di akhirat, dan mereka itulah penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya.” QS. Al-Baqarah 217]

إِنَّ ٱلَّذِینَ كَفَرُوا۟ وَمَاتُوا۟ وَهُمۡ كُفَّارٌ أُو۟لَـٰۤىِٕكَ عَلَیۡهِمۡ لَعۡنَةُ ٱللَّهِ وَٱلۡمَلَـٰۤىِٕكَةِ وَٱلنَّاسِ أَجۡمَعِینَ 0 خَـٰلِدِینَ فِیهَا لَا یُخَفَّفُ عَنۡهُمُ ٱلۡعَذَابُ وَلَا هُمۡ یُنظَرُونَ
Sungguh, orang-orang kafir dan mati dalam keadaan kafir, mereka itu mendapat laknat Allah, para Malaikat dan seluruh manusia, Mereka kekal di dalamnya (laknat), tidak akan diringankan azabnya dan tidak diberi penangguhan. QS. Al-Baqarah: 161-162]

Syirik akbar adalah mensekutukan atau mengambil tandingan selain Allah dalam peribadatan dan disamakan kedudukan Allah dengan selainnya. 

Hukum pelaku syirik akbar keluar dari islam, amal sholeh terhapus semua dan jika mati belum bertaubat maka kekal dineraka adapun Pelaku syirik asqar tidak.

مَا كَانَ لِلۡمُشۡرِكِینَ أَن یَعۡمُرُوا۟ مَسَـٰجِدَ ٱللَّهِ شَـٰهِدِینَ عَلَىٰۤ أَنفُسِهِم بِٱلۡكُفۡرِۚ أُو۟لَـٰۤىِٕكَ حَبِطَتۡ أَعۡمَـٰلُهُمۡ وَفِی ٱلنَّارِ هُمۡ خَـٰلِدُونَ
Tidaklah pantas orang-orang musyrik memakmurkan masjid Allah, padahal mereka mengakui bahwa mereka sendiri kafir. Mereka itu sia-sia (dihapus) amal-amalnya, dan mereka kekal di dalam neraka. QS. At-Taubah 17

إِنَّ ٱللَّهَ لَا یَغۡفِرُ أَن یُشۡرَكَ بِهِۦ وَیَغۡفِرُ مَا دُونَ ذَ ٰ⁠لِكَ لِمَن یَشَاۤءُۚ وَمَن یُشۡرِكۡ بِٱللَّهِ فَقَدِ ٱفۡتَرَىٰۤ إِثۡمًا عَظِیمًا
Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni (dosa) karena mempersekutukan-Nya (syirik), dan Dia mengampuni apa (dosa) yang selain (syirik) itu bagi siapa yang Dia kehendaki. Barang siapa mempersekutukan Allah, maka sungguh, dia telah berbuat dosa yang besar. QS. An-Nisa' 48

مَن یُشۡرِكۡ بِٱللَّهِ فَقَدۡ حَرَّمَ ٱللَّهُ عَلَیۡهِ ٱلۡجَنَّةَ وَمَأۡوَىٰهُ ٱلنَّارُۖ وَمَا لِلظَّـٰلِمِینَ مِنۡ أَنصَارࣲ
Sesungguhnya barang siapa mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka sungguh, Allah mengharamkan surga baginya, dan tempatnya ialah neraka. Dan tidak ada seorang penolong pun bagi orang-orang yang zalim itu. QS. Al-Ma'idah 72

إِنَّ ٱلَّذِینَ كَفَرُوا۟ مِنۡ أَهۡلِ ٱلۡكِتَـٰبِ وَٱلۡمُشۡرِكِینَ فِی نَارِ جَهَنَّمَ خَـٰلِدِینَ فِیهَاۤۚ أُو۟لَـٰۤىِٕكَ هُمۡ شَرُّ ٱلۡبَرِیَّةِ
Sungguh, orang-orang yang kafir dari golongan Ahli Kitab dan orang-orang musyrik (akan masuk) ke neraka Jahannam; mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Mereka itu adalah sejahat-jahat makhluk. QS. Al-Bayyinah: 6

a. bernadzar kepada selain Allah
b. Thawaf Keliling kubur
c. Berdoa meminta kepada penghuni kubur
d. mencintai selain Allah sebagaimana kecintaannya kepada Allah taala
e. menjadikan perantara selain Allah.

3. Nifaq Akbar atau nifaq itiqadi atau kufrun nifaqi

Nifaq Akbar (kemunafikan yang besar) atau nifaq itiqadi (kemunafikan dalam hal keyakinan) atau kufrun nifaqi (menyembunyikan kekafirannya) adalah orang munafik yang zhahirnya islam namun realisasinya adalah menyelisihi islam alias menyembunyikan kekufurannya dan mereka ini lebih jelek perbuatannya dan lebih berbahaya dibandingkan orang kafir karena merusak islam dari dalam, Pelaku Nifak akbar ini selalu melakukan kedustaan dan penipuan untuk menutupi kekufurannya.

Hukum Nifaq akbar adalah dikeluarkan dari Islam sebagaimana Syirik akbar dan Kufur Akbar. Pelaku Nifaq akbar jika tidak bertaubat maka kekal di neraka.

إِنَّ ٱلۡمُنَـٰفِقِینَ یُخَـٰدِعُونَ ٱللَّهَ وَهُوَ خَـٰدِعُهُمۡ وَإِذَا قَامُوۤا۟ إِلَى ٱلصَّلَوٰةِ قَامُوا۟ كُسَالَىٰ یُرَاۤءُونَ ٱلنَّاسَ وَلَا یَذۡكُرُونَ ٱللَّهَ إِلَّا قَلِیلࣰا 0 مُّذَبۡذَبِینَ بَیۡنَ ذَ ٰ⁠لِكَ لَاۤ إِلَىٰ هَـٰۤؤُلَاۤءِ وَلَاۤ إِلَىٰ هَـٰۤؤُلَاۤءِۚ وَمَن یُضۡلِلِ ٱللَّهُ فَلَن تَجِدَ لَهُۥ سَبِیلࣰا
Sesungguhnya orang munafik itu hendak menipu Allah, tetapi Allah-lah yang menipu mereka. Apabila mereka berdiri untuk salat mereka lakukan dengan malas Mereka bermaksud riya’ (ingin dipuji) di hadapan manusia. Dan mereka tidak mengingat Allah kecuali sedikit sekali. Mereka dalam keadaan ragu antara yang demikian (iman atau kafir) tidak termasuk kepada golongan ini (orang beriman) dan tidak (pula) kepada golongan itu (orang kafir). Barang siapa disesatkan oleh Allah, maka kamu tidak akan mendapatkan jalan (untuk memberi petunjuk) baginya. QS. An-Nisa' 142-143

وَقَدۡ نَزَّلَ عَلَیۡكُمۡ فِی ٱلۡكِتَـٰبِ أَنۡ إِذَا سَمِعۡتُمۡ ءَایَـٰتِ ٱللَّهِ یُكۡفَرُ بِهَا وَیُسۡتَهۡزَأُ بِهَا فَلَا تَقۡعُدُوا۟ مَعَهُمۡ حَتَّىٰ یَخُوضُوا۟ فِی حَدِیثٍ غَیۡرِهِۦۤ إِنَّكُمۡ إِذࣰا مِّثۡلُهُمۡۗ إِنَّ ٱللَّهَ جَامِعُ ٱلۡمُنَـٰفِقِینَ وَٱلۡكَـٰفِرِینَ فِی جَهَنَّمَ جَمِیعًا
Dan sungguh, Allah telah menurunkan (ketentuan) bagimu di dalam Kitab (Al-Qur`ān) bahwa apabila kamu mendengar ayat-ayat Allah diingkari dan diperolok-olokkan (oleh orang-orang kafir), maka janganlah kamu duduk bersama mereka, sebelum mereka memasuki pembicaraan yang lain. Karena (kalau tetap duduk dengan mereka), tentulah kamu serupa dengan mereka. Sungguh, Allah akan mengumpulkan semua orang-orang yang munafik dan orang-orang kafir di neraka Jahannam. QS. An-Nisa' 140]

إِنَّ ٱلۡمُنَـٰفِقِینَ فِی ٱلدَّرۡكِ ٱلۡأَسۡفَلِ مِنَ ٱلنَّارِ وَلَن تَجِدَ لَهُمۡ نَصِیرًا 0 إِلَّا ٱلَّذِینَ تَابُوا۟ وَأَصۡلَحُوا۟ وَٱعۡتَصَمُوا۟ بِٱللَّهِ وَأَخۡلَصُوا۟ دِینَهُمۡ لِلَّهِ فَأُو۟لَـٰۤىِٕكَ مَعَ ٱلۡمُؤۡمِنِینَۖ وَسَوۡفَ یُؤۡتِ ٱللَّهُ ٱلۡمُؤۡمِنِینَ أَجۡرًا عَظِیمࣰا
Sungguh, orang-orang munafik itu (ditempatkan) pada tingkatan yang paling bawah dari neraka. Dan kamu tidak akan mendapat seorang penolong pun bagi mereka, kecuali orang-orang yang bertaubat dan memperbaiki diri dan berpegang teguh pada (agama) Allah dan dengan tulus ikhlas (menjalankan) agama mereka karena Allah. Maka mereka itu bersama-sama orang-orang yang beriman dan kelak Allah akan memberikan pahala yang besar kepada orang-orang yang beriman. QS. An-Nisa' 145-146

Diantara perbuatan Pelaku Nifaq Akbar adalah

a. tolong menolong dengan orang kafir harbi untuk memerangi umat islam dan kemurnian ajaran islam.
b. Mencela, merendahkan dan mengolok-olok para ulama dan orang soleh yang berpegang teguh diatas tauhid dan sunnah nabi shallallahu alahi wa salam
c. gembira dengan kemunduran atau kekalahan kaum muslimin
d. berpaling dari syariat islam
e. mengejek Allah, RasulNya, dan kitab al-Qur'an
f. dll


Nasehat kepada Saya dan anda pembaca artikel ini
selama masih diberi kesempatan hidup maka masih ada kesempatan bertaubat terutama bertaubat dari 3 dosa besar tersebut, karena jika tidak maka dia tidak akan beruntung selama-lamanya. Allah menyeru kepada seluruh manusia dan kaum muslimin secara khusus, hendaklah memurnikan tauhid dan beribadah hanya kepada Allah taala dibanyak ayat.

یَـٰۤأَیُّهَا ٱلنَّاسُ ٱعۡبُدُوا۟ رَبَّكُمُ ٱلَّذِی خَلَقَكُمۡ وَٱلَّذِینَ مِن قَبۡلِكُمۡ لَعَلَّكُمۡ تَتَّقُونَ
Wahai manusia! Sembahlah Tuhanmu yang telah menciptakanmu dan orang-orang yang sebelum kamu, agar kamu bertakwa. QS. Al-Baqarah 21

یَـٰۤأَیُّهَا ٱلَّذِینَ ءَامَنُوا۟ تُوبُوۤا۟ إِلَى ٱللَّهِ تَوۡبَةࣰ نَّصُوحًا عَسَىٰ رَبُّكُمۡ أَن یُكَفِّرَ عَنكُمۡ سَیِّـَٔاتِكُمۡ وَیُدۡخِلَكُمۡ جَنَّـٰتࣲ تَجۡرِی مِن تَحۡتِهَا ٱلۡأَنۡهَـٰرُ یَوۡمَ لَا یُخۡزِی ٱللَّهُ ٱلنَّبِیَّ وَٱلَّذِینَ ءَامَنُوا۟ مَعَهُ
Wahai orang-orang yang beriman! Bertaubatlah kepada Allah dengan taubat yang semurni-murninya, mudah-mudahan Tuhan kamu akan menghapus kesalahan-kesalahanmu dan memasukkan kamu ke dalam surga-surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, pada hari ketika Allah tidak mengecewakan Nabi dan orang-orang yang beriman bersama dengannya. QS. At-Tahrim 8

Ditulis oleh Atri Yuanda Ibnu Mahyudin Elbariamany
Dirangkum dari berbagai Referensi bacaan 
selengkapnya »
3 Syafat Khusus Nabi Muhammad di Akhirat Kelak

3 Syafat Khusus Nabi Muhammad di Akhirat Kelak

3 Syafat Khusus Nabi Muhammad di Akhirat Kelak

باسم الله، الحمد الله، الصلاة و السلام على رسول الله، أما بعد
Pada artikel ini, Pembahasan kita tentang 3 syafaat khusus yang dimiliki oleh Rasulullah shallallahu alahi wa salam dan telah Allah Izinkan.

1. Syafaat uzma (الشفاعة العظمى)
Ketika telah ditegakkannya hari kiamat, lalu Allah bangkitkan seluruh manusia dan jin. mereka semua berkumpul dilapangan yang luas tanp berbusana. masa penantian yang lama, hanya Allah taala yang tahu berapa lamanya.

Baca juga Syafaat untuk Penghuni Neraka agar dikeluarkan dari neraka  

Lalu mereka menemui nabi adam hingga terakhir menemui Muhammad Rasulullah shallallahu alahi wa salam agar segera ditegakkan hisab. syafaat ini dikenal dengan syafaat uzma karena hanya orang yang punya kedudukan Mulia dan terpuji disisi Allah taala yang berhak lakukan ini. tentu saja, yang berhak adalah nabi muhammad shallallahu alahi wa salam. sebagaimana Allah taala firmankan

(وَمِنَ ٱلَّیۡلِ فَتَهَجَّدۡ بِهِۦ نَافِلَةࣰ لَّكَ عَسَىٰۤ أَن یَبۡعَثَكَ رَبُّكَ مَقَامࣰا مَّحۡمُودࣰا)
Dan pada sebagian malam, lakukanlah salat tahajud (sebagai suatu ibadah) tambahan bagimu; mudah-mudahan Tuhanmu mengangkatmu ke tempat yang terpuji. [Surat Al-Isra' 79]

Syafaat ini bertujuan agar ahlul mauqif (manusia dan jin dalam masa penantian yang panjang) disegerakan urusan setiap mereka kepada tahapan berikutnya sebagaimana telah Allah tetapkan yang berujung diantara mereka ada ke neraka atau ke syurga.

2. Syafaat untuk Penduduk Syurga

Syafaat ini diberikan kepada penduduk syurga agar mereka bisa masuk ke dalam syurga, penduduk syurga tidak akan bisa masuk syurga kecuali setelah mendapatkan syafaat dari nabi muhammad shallallahu alahi wa salam. maka nabi meminta kepada Allah taala agar penduduk syurga bisa masuk syurga, lalu Allah izinkan penduduk syurga masuk syurga berkat syafaat Rasulullah.

3. Syafaat kepada Paman nabi Abu Thalib
Nabi diizinkan oleh Allah arrahman memberikan syafaat kepada pamannya Abu Thalib berupa keringanan azab yang diperoleh pamannya, adapun keluar dari neraka tidak dibolehkan, karena pamannya kafir dan mati diatas kekafiran mengikuti agama nenek moyangnya yang menyembah patung sebagai wasilah mendekatkan diri kepada Allah taala.

Baca juga Nabi Muhammad Beri Syafaat Pamannya Abu thalib yang wafat kafir, Benarkah ?  

Wafatnya abu Thalib dalam keadaan kafir menunjukkan bahwa hidayah taufik hanya Allah taala yang berhak tentukan siapa yang layak menerimanya. sebagaimana Allah taala firmankan

إِنَّكَ لا تَهْدِي مَنْ أَحْبَبْتَ وَلَكِنَّ اللَّهَ يَهْدِي مَنْ يَشَاءُ [القصص:56]
Sesungguhnya engkau (muhammad) tidak dapat memberikan petunjuk (hidayah taufik) kepada orang yang engkau cintai dan akan tetapi Allah beri petunjuk kepada orang-orang yang dia kehendaki. QS. Al-Qashash: 56

وقال سبحانه: لَيْسَ عَلَيْكَ هُدَاهُمْ وَلَكِنَّ اللَّهَ يَهْدِي مَنْ يَشَاءُ [البقرة:272]
Bukanlah kewajibanmu (Muhammad) menjadikan mereka mendapat petunjuk, tetapi Allah-lah yang memberi petunjuk kepada siapa yang Dia kehendaki. QS. Al-Baqarah: 272

Baca juga Ada 3 golongan yang kekal di neraka, Muslim Wajib Tahu  

Dalil diatas tentang Hidayah Taufik adapun hidayah bayan (mendakwahkan) telah maksimal dilakukan nabi bahkan diakhir hayat pamannya yang dia cintai tetap beliau usahakan agar pamannya mau bersyahadat, namun Pamannya lebih memilih mati diatas agama nenek moyangnya, nauzubillah.

Ditulis oleh Atri Yuanda Ibnu Mahyudin Elbariamany
Referensi bacaan binbaz.org.sa
selengkapnya »
Apa yang paling utama dikonsumsi ketika berbuka puasa ?

Apa yang paling utama dikonsumsi ketika berbuka puasa ?

Yang paling utama didahulukan untuk berbuka adalah kurma daripada yang lainnya karena di dalamnya banyak kekhususan yang baik dan manfaat kesehatan.

Jika ada kurma maka dahulukan makan kurma (ketika berbuka) namun jika tidak ada maka minum air putih karena air suci yang membersihkan lambung dan limbah saluran perut.

Maka berbukalah dengan kurma, kalau tidak ada minumlah air, begitulah nabi shalallahu alaihi wa salam dahulu lakukan.

Bahwasanya dia dahulu berbuka dengan kurma basah, kalau tak ada maka dengan kurma kering, kalau tak maka dengan beberapa tegukan air minum.

Translate by Atri Yuanda Ibnu Mahyudin Elbariamany

selengkapnya »
Doa Memohon kebaikan ketika bertemu ramadhan

Doa Memohon kebaikan ketika bertemu ramadhan

Saya memohon kepada Allah agar Anda terhindar dari azab neraka, wahai Allah pemilik alam semesta.

Saya memohon kepada-Nya agar anda bertemu bulan ramadhan dan menjadikan anda di bulan ramadhan terbebas dari neraka.

Ya Allah kasihanilah orang yang tidak bertemu ramadhan (telah wafat)

Ya Allah maha penyayang, sembuhkanlah semua orang yang sakit.

Jadikanlah orang yang Engkau panjangkan umurnya juga baik pula amalNya.

Dan jadikanlah kami di bulan ini termasuk para pemenang (banyak mengumpulkan bekal amal Sholeh), wahai Allah yang maha dermawan dari para dermawan.

Translate by Atri Yuanda Ibnu Mahyudin Elbariamany

selengkapnya »
Nabi Muhammad Beri Syafaat Pamannya Abu thalib yang wafat kafir, Benarkah ?

Nabi Muhammad Beri Syafaat Pamannya Abu thalib yang wafat kafir, Benarkah ?

Nabi Muhammad Beri Syafaat Pamannya Abu thalib yang wafat kafir, Benarkah ?

Abu Thalib adalah salah satu penghuni neraka yang paling ringan azabnya dikarenakan syafaat dari keponakannya sendiri nabi Muhammad shallallahu alahi wa salam berupa meminta keringanan azab kepada Allah arrahman berkat syafaat nabi shallallahu alahi wa salam, sebagaimana terdapat dalam riwayat muslim dari ibnu abbas radhiallahu anhuma bahwa Rasullullah shallallahu alahi wa salam bersabda

أهون أهل النار عذاباً أبو طالب، وهو ينتعل بنعلين يغلي منهما دماغه
Penduduk neraka yang paling ringan azabnya adalah abu thalib yaitu dipakaikan 2 sendal (yang mana panasnya) dari kedua sendal tersebut sampai membuat kepalanya mendidih.

عن العباس بن عبد المطلب أنه قال: يا رسول الله، هل نفعت أبا طالب بشيء فإنه كان يحوطك ويغضب لك? قال: "نعم، ولولا أنا لكان في الدرك الأسفل من النار"
Dari alabbas bin abdul muthollib bahwasanya dia berkata : wahai rasulullah, apaka Engkau telah membantu abu thalib dengan sesuatu (yang bermanfaat untuk ringankan azab yang dia alami ) karena sesungguhnya dia dahulu memeliharamu dan memarahkan untukmu (orang yang mencela dan ingin mencelakakan nabi) ? Nabi bersabda: benar, kalau bukan saya (atas izin Allah taala) maka dia akan berada di kerak neraka. HR. Muslim

عن العباد قلت: يا رسول الله، إن أبا طالب كان يحوطك وينصرك، فهل نفعه ذلك? قال: ''نعم، وجدته في غمرات من النار فأخرجته إلى ضحضاح''، وروى مسلم
Dari al-Ibad, Aku berkata: wahai Rasulullah, sesungguhnya abu thalib dahulu memeliharamu dan menolongmu, maka apakah telah anda tolong dia ? nabi menjawab : benar, saya telah dapati dia berada di dasar/paling dalam neraka lalu saya keluarkan dia ke paling dangkal/dipermukaan neraka. HR. Muslim

Jadi, Benarkah nabi beri Syafaat kepada pamannya abu thalib ? jawabannya yach, benar namun ada beberapa hal yang Perlu diketahui

1. Semua Orang yang mati kafir hukum asalnya tidak akan mendapatkan syafaat sebagaimana saya tulis di artikel "Tafsir Surat Maryam 87: Mati Kafir Berhakkah mendapatkan Syafaat ?". adapun kepada paman nabi yang mati kafir adalah kekhususan nabi dan telah Allah arrahman izinkan nabi beri syafaat berupa keringanan azab bukan mengeluarkan dari neraka dikarenakan jasa pamannya ketika di dunia yang mengurus dan melindungi nabi dari sejak kecil hingga dimasa mendakwahkan islam namun memilih wafat diatas agama nenek moyangnya yang menyembah patung sebagai wasilah beribadah kepada Allah atas bujukan 2 pentolan kafir quraisy, salah satunya abu jahal agar abu thalib enggan bersyahadat menjelang sakaratul maut.

2. Setiap Muslim dan Muslimah harus meyakini bahwasanya siapa saja yang mati dalam kekafiran atau di luar agama islam maka dia kekal di neraka, walaupun dia paling dekat sekalipun dari segi nasab dengan nabi shallallahu alahi wa salam ataupun selain mereka, sebagaimana keumuman firman Allah taala :

والذين كفروا وكذبوا بآياتنا أولئك أصحاب النار خالدين فيها وبئس المصير
dan orang-orang yang mengingkari dan mendustakan ayat-ayat kami, mereka adalah penghuni neraka yang kekal di dalamnya. dan itu seburuk-buruk tempat kembali. QS. At-Taqabun: 10

Baca juga 3 Syafat Khusus Nabi Muhammad di Akhirat Kelak  

3. orang yang memakai sendal dari neraka ini dan berada paling atas/permukaan neraka akan merasakan seolah dia paling berat azab yang dia rasakan padahal itu yang paling ringan azab penduduk neraka, lantas bagaimana dengan orang yang berada berada di dalam neraka atau bahkan paling dasar neraka dengan berbagai jenis siksaan ? tentunya tak mampu akal yang lemah ini membayangkan. maka sepantasnya setiap yang berakal sehat dan beriman agar semakin takut kepada janji Allah berup azab yang pedih, disiapkan kepada para pendusta dan yang memerangi agama islam yang hak ini.

referensi bacaan ar.islamway.net
ditulis oleh Atri Yuanda Ibnu Mahyudin elbariamany

selengkapnya »
Beranda