.widget img{ max-width:100%; height:auto;}

Kisah unik Syaikh Asy-syinqity rahimahullah mengawas ujian mahasiswa

Kisah unik Syaikh Asy-syinqity rahimahullah mengawas ujian mahasiswa

Berkata Syaikh al-allamah abdullah alqadyan rahimahullah : (dahulu) tatkala al-allamah muhammad al-amin asy-syinqity rahimahullah diamanahi sebagai pengawas untuk mengamati para mahasiswa ujian. ada terdapat beberapa pertanyaan yang sulit pada pelajaran ushul maka aku bertanya kepadanya tentang soal tersebut, kami ketika itu berada dalam ruangan ujian. 

maka syaikh asy-syinqity rahimahullah menjawab pertanyaan tersebut dengan jawaban yang sempurna dan terperinci. karena beliau tidak memandang selamanya menyembunyikan ilmu dalam kondisi apapun. dan beliau berdalil dari hadist

من سئل عن علم فكتمه ألجمه الله بلجام من نار
Barangsiapa ditanya tentang suatu ilmu lalu dia sembunyikan ilmu tersebut, Allah pakaikan kekangan kepadanya terbuat dari api neraka. HR. Ibnu Majah dan Attirmidzi, dishahihkan oleh Abu Daud.

maka sampailah berita tersebut kepada Muft Asysyaikh Muhammad bin ibrahim rahimahullah lalu berkata : jangan kalian tugaskan lagi dia mengawasi ujian. kemampuannya paling dihormati dan paling tinggi dari itu. seandainya dibiarkan dia mengawas ujian lagi maka tidak ada tersisa dari para mahasiswa melainkan berhasil (memperoleh nilai tinggi). dikarenakan dia tidak melihat bolehnya menyembunyikan ilmu secara mutlak (kapanpun, dimanapun dan kondisi apapun tetap harus disampaikan) dan ini adalah prinsip beliau. ( kitab min thoroibil ulama al-maashir, hal. 40)

Translate by Atri Yuanda bin Mahyudin Elbariamany
Teks asli 👇👇👇

قال الشيخ العلامة عبد الله الغديان رحمه الله: " لما ولي العلامة محمد الأمين الشنقيطي رحمه الله الإشراف على المراقبة في الامتحانات والاختبارات، وكانت ثمة أسئلة صعبة في مادة الأصول فسألته عنها - ونحن في قاعة الامتحانات - فأجاب رحمه الله عليها إجابة كاملة مفصلة لأنه لا يرى أبدا كتمان العلم بأي حال من الأحوال، و يستدل بالحديث :<< من سئل عن علم فكتمه ألجمه الله بلجام من نار >>. فبلغ ذلك المفتي الشيخ محمد بن إبراهيم رحمه الله فقال: لا تولوه هذه الامتحانات فهو أجل قدرا، وأرفع منها، ولو وليها ما بقي أحد من الطلاب إلا ونجح لأنه لا يرى كتمان العلم مطلقا وهذا مذهبه". [من طرائف العلماء المعاصرين (ص٤٠)].
Baca Juga
    mohon perhatiannya:
    Berapapun Infak anda, sangat membantu kelangsungan dakwah online dan pembebasan lahan markas dakwah wat talim di kota dumai riau. transfer ke (451) 7131 9864 61 Bank Syariah Indonesia (BSI) a/n Atri Yuanda | konfirmasi dan saran, chat via whatsapp ke 0853 6237 7198. | Jazakumullahu Khairan

    Tidak ada komentar: