.widget img{ max-width:100%; height:auto;}

Ringkasan obrolan tentang ruqyah bersama ustadz Herman berpengalaman 20 tahun meruqyah

Bismillah, sholatu wa salam Ala rasulullillah

Beberapa hari lalu, saya sempat berbincang dengan ustadz Herman, kepala TPQ ponpes Miftahul Jannah, beliau punya Pengalaman selama 20 tahun merukyah.

Ada beberapa hal yang saya catat dari beliau lalu saya simpan di artikel ini untuk berbagi manfaat kepada saya dan pembaca

- Perbaiki niat dalam meruqyah bukan karena materi, tapi karena Allah taala, jika dikasih diterima, jika tidak maka yakinlah rezeki Allah Arrazzaq akan datang dari jalan lain.

- meruqyah salah satu jalan mengajak pasien dan keluarga untuk kembali kepada jalan Allah dan beribadah sesuai Sunnah nabi.

- jaga tauhid karna itu benteng terkuat dalam menghadapi kejahatan jin dan yang bekerjasama dengan jin.

- gunakan Sarung tangan jika berhadapan dengan pasien wanita.

- persiapan fisik karena tubuh pasien digunakan oleh jin untuk menyerang balik peruqyah.

- usahakan shalat Sunnah 2 rakaat untuk memohon pertolongan kepada Allah agar bisa menyelamatkan pasien dari jeratan jin.

- nasehati pasien da keluarganya untuk membentengi diri dengan menjaga tauhid dan beramal Sholeh sesuai Sunnah nabi.

- sediakan daun Bidara yang dihancurkan lalu ditaburkan ke air  lalu dibaca ayat ruqyah untuk diminum atau dimandikan.

- peruqyah hendaklah Jauhi kemaksiatan semaksimal mungkin, karena maksiat penghalang pertolongan Allah dan menjadi celah bagi jin menyerang balik peruqyah.

-  waspada, Jin suka berdusta tentang lokasi buhul, sudah keluar padahal belum dan sebagainya.

- jin berusaha Menjatuhkan mental peruqyah dengan mengatakan bacaan peruqyah tidak sesuai tajwid, ikut sambung ayat, ketawa dll. Padahal sebenarnya jin tersebut merasakan panas. Tetaplah terus baca ayat ruqyah dengan penuh keyakinan dan berharap pertolongan Allah taala sambil mencari titik yang sakit pada tubuh pasien.

- Jangan takut berlebihan tetap bersikap tenang dan berserah diri kepada Allah taala.

Jaga tauhid dan ibadah keluarga untuk membentengi mereka dari serangan balik jin.

- jin yang dendam akan berusaha menyeranb balik peruqyah seperti adanya Sentuhan gaib dibadan.

- serangan orang yg di ruqyah yg harus diwaspadai peruqyah adalah Kirman dukun beruapa pengaruh sihir, santet, guna-guna.

- susuk bentuk benda untuk kecantikan, benteng diri dll. 

Tambahan saya. Bapak mertua saya punya susuk beliau telah bertaubat, memurnikan tauhid dan beramal sholeh sesuai Sunnah nabi. Lalu keluar susuk berupa batu dari mulutnya ketika shalat pada posisi sujud. Ini saya dapatkan dari istri saya yang disampaikan ayahnya kepadaNya.

-  ada jin yg rela mati sangking cinta dengan si pasien, dia tak mau keluar walau harus sampai mati jika terus diruqyah.

- jin qarin berani menampakkan diri lewat bantuan jin lainnya.

- jangan buat rumah diatas safety tank, jangan biarkan sekitar rumah semak belukar memanjang, jin suka bau busuk, jin suka orang yang malas mandi, jin tidak suka bau wangi

- hindari pajang foto, boneka dan patung karena itu jadi tempat tinggalnya.

Inilah beberapa catatan singkat yang sempat saya rangkum. Semoga Bermanfaat untuk saya dan pembaca.

Baca Juga
    mohon perhatiannya:
    Berapapun Infak anda, sangat membantu kelangsungan dakwah online dan pembebasan lahan markas dakwah wat talim di kota dumai riau. transfer ke (451) 7131 9864 61 Bank Syariah Indonesia (BSI) a/n Atri Yuanda | konfirmasi dan saran, chat via whatsapp ke 0853 6237 7198. | Jazakumullahu Khairan

    Tidak ada komentar: