.widget img{ max-width:100%; height:auto;}

Pengalaman Pribadi: ketemu hp android redmi di jalan

Pengalaman Pribadi: ketemu hp android redmi di jalan
Ilustrasi

bismillah, beberapa pekan lalu, saya bersama keluarga kecil berangkat dari rumah kami di kelurahan jayamukti naik sepeda motor menjelang siang menuju ponpes Miftahul Jannah di kelurahan purnama. 

ketika mendekati simpang Polsek purnama, saya melihat dari jauh seperti handphone. kecepatan motor pun saya kurangi untuk memastikan dan ternyata memang benar. namun saya mau memastikan apakah itu handphone masih bagus atau sudah rusak.

istri pun turun berjalan kebelakang motor lalu mengambilnya dan berkata bahwa handphonenya masih bagus, mereknya redmi dan masih hidup. hanya pecah sedikit karna tak sengaja yang punya handphone terjatuh dan yang punya pun tak sadar handphonenya jatuh.

jika kami terus lewat, kemungkinan digilas oleh ban truck Tanki karna jalur yang kami lewati banyak truck besar bawa minyak dan alat berat lainnya atau diambil orang lain untuk dimiliki sendiri padahal tanpa pemiliknya masih ada.

sambil jalan, handphonenya dibiarkan hidup sambil kami bawa sampai di toko buku terdekat untuk fotokopi berkas dan benar saja, ada yang menelpon handphone tersebut via WhatsApp.


saya pun angkat panggilan tersebut, ternyata yang menelpon menantunya, berarti yang punya handphone adalah mertuanya (ibu istrinya), dia bertanya dimana saya, saya kabarkan saya menunggu di depan toko buku dekat simpang Bugis purnama.

tak lama, sekitar 5 menit si menantu datang naik motor matic nmax dan menyapa saya, pak "ini saya menantu yang punya handphone".

saya berkata "oh iya", langsung saja kasih handphonenya karna memang bukan hak saya. lalu anak saya yg paling besar dikasihnya uang 50.000. saya katakan tidak usah, bawa saja. namun dia maksa sehingga saya tak bisa tahan. saya pun berkata Alhamdulillah dan mengucapkan terimakasih.

pria itu mengucapkan terimakasih disertai raut wajah senyum bentuk bahagia. lalu diapun pergi.

catatan saya
- harta yang ditemukan dijalan dikenal dengan istilah fiqh لقطة benda yang ditemukan. mungkin lain waktu bahas khusus tentang ini.

- harta yang ditemukan hukum asalnya harus dikembalikan kepada pemiliknya apalagi dikuatkan dengan adanya bukti kepemilikan.

- benda yang ditemukan bukan hak pemilik, harus diserahkan kepada pemiliknya, kecuali si pemilik bertemu atau ditelpon dan berkata, silahkan ambil untuk anda maka jadi halal.

- istri sempat berkata, kalau orang lain yang imannya tipis akan ambil ini, apalagi kondisi lagi sulit. saya pun berkata, gejolak ingin ambil itu ada karena ada hawa nafsu tapi berusaha ditepis dan memohon pertolongan kepada Allah taala agar diberi kekuatan agar tidak mengambil yang bukan hak saya. perlu kita tahu, sesuatu yang diambil bukan haknya akan menyebabkan hati tidak tenang, ini dampak dosa di dunuia dan diakhirat akan lebih berat urusannya.

- semoga saya dan pembaca diberikan Taufik dari Allah taala agar Istiqomah diatas Sunnah nabi dan dimatikan dalam keadaan Husnul khatimah, amin ya rabbana

Ditulis oleh Atri Yuanda Ibnu Mahyudin Elbariamany
Baca Juga
    mohon perhatiannya:
    Berapapun Infak anda, sangat membantu kelangsungan dakwah online dan pembebasan lahan markas dakwah wat talim di kota dumai riau. transfer ke (451) 7131 9864 61 Bank Syariah Indonesia (BSI) a/n Atri Yuanda | konfirmasi dan saran, chat via whatsapp ke 0853 6237 7198. | Jazakumullahu Khairan

    Tidak ada komentar: