.widget img{ max-width:100%; height:auto;}

Anjuran Isolasi mandiri bagi orang yang terkena penyakit/virus menular

Ilustrasi

Berkata Ibnu Utsaimin rahimahullah: Diantara sebab tersebarnya penyakit dikarenakan bercampurnya orang yang sakit (sakit menular) dengan orang yang sehat, dikarenakan bercampurnya/berbaurnya anda dengannya mungkin menjadi sebab terjadinya penurunan. Maka berpindahlah penyakit dari orang yang terkena penyakit menular (seperti kusta) kepada anda, jika anda berbaur dengannya.

Dan dikarenakan ini, nabi shalallahu alaihi wa salam bersabda: "lari dari orang yang terkena penyakit menular sebagaimana larinya kami dari harimau" maka dalam hadits ini terdapat perintah untuk menghindari sebab-sebab tersebarnya penyakit/virus yaitu berbaur/bercampurnya orang sakit. Dan dalam hal ini ada hadist nabi yang lain bersabda "janganlah orang yang sakit berbaur dengan orang yang sehat"

Sumber: silsilah nurun alad darbi jilid 1 halaman 132


Tambahan
1. Dianjurkan orang yang terkena penyakit/virus menular menerapkan prokes jika berhadapan dengan orang sehat dan isolasi mandiri untuk mencegah tersebarnya penyakit/virus menular.

2. Hendaklah yang sakit, tidak takut berlebihan, tidak stres dan tidak mencela keadaan karena itu dapat memperparah keadaannya dan mendatangkan murka Allah taala.

3. Hendaklah dia bersikap tenang, bersabar, perbanyak zikir kepada Allah, berbaik sangka kepada Allah taala, jangan tinggalkan ibadah wajib dan berusahalah beribadah semampunya agar sakit tersebut menjadi penggugur dosa dan bernilai pahala.

4. Hendaklah si sakit perbanyak istirahat, konsumsi makanan yang dapat memperkuat imunnya dan memanfaatkan waktu dengan kegiatan bermanfaat bagi dunia dan akh8

5. Jika terkena penyakit menular/terinfeksi virus hendaklah bersabar dan berusaha menimalisir kontak dengan orang sehat dengan menerapkan protokol kesehatan yang dihimbau oleh pemerintah yaitu memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan dengan sabun lalu beruwdhu.

6. Bagi yang sehat hendaklah mendoakan yang sakit, berikan motivasi dan memasukkan kebahagiaan kepada yang sakit agar lekas sembuh agar imunnya semakin kuat sehingga atas izin Allah taala, si sakit kembali sehat.

7. Jika memungkinkan berkunjung maka kunjungi si sakit dengan membawa apa saja yang dibutuhkan oleh si sakit dengan tetap menerapkan prokes, menghiburnya dan mendoakannya agar yang sakit semakin termotivasi berusaha lekas sembuh.

8. Meninggal syahid

 قال صلى الله عليه وسلم: السِّلّ شهادة رواه الطبراني
Bersabda nabi shalallahu alaihi wa salam: meninggal dikarenakan TBC (penyakit menular/virus) maka baginya mati syahid. HR. At-Thabrani.

In sya Allah muslim yang bertauhid meninggal dikarenakan penyakit menular/virus, mendapatkan ganjaran syahid.

Ditulis oleh Atri Yuanda Ibnu Mahyudin Elbariamany
_________________
من أسباب الـمـــرض

قال الشيخ ابن عثيمين رحمه الله تعالى: من أسباب المرض اختلاط المريض بالسليم، لأن اختلاطك به قد يكون سببًا للعدوى، فينتقل المرض من المجذوم إليك إذا اختلطت به، ولهذا قال صلى الله عليه وسلم: " فر من المجذوم فرارك من الأسد " فيكون فيه الأمر بتجنب أسباب المرض وهي مخالطة المريض، ولهذا جاء في الحديث: " لا يورد ممرض على مصح ". المصدر: (( سلسلة فتاوى نور على الدرب {ج1 / ص132}))
Baca Juga
    mohon perhatiannya:
    Berapapun Infak anda, sangat membantu kelangsungan dakwah online dan pembebasan lahan markas dakwah wat talim di kota dumai riau. transfer ke (451) 7131 9864 61 Bank Syariah Indonesia (BSI) a/n Atri Yuanda | konfirmasi dan saran, chat via whatsapp ke 0853 6237 7198. | Jazakumullahu Khairan

    Tidak ada komentar: