.widget img{ max-width:100%; height:auto;}

Hukum memakai Inai bagi wanita dan pria


Syeikh Ibnu Utsaimin rahimahullah ditanya "Apa hukum bagi laki laki memakai Inai pada momen pernikahan ?"

Maka syeikh menjawab:

Pria dilarang memakai Inai dalam rangka momen pernikahan atau selain itu. Dikarenakan memakai Inai adalah kekhususan wanita. Maka jika pria memakai ini jatuh kepada menyerupai wanita. Laki-laki Menyerupai wanita termasuk dosa besar dan begitu juga sebaliknya wanita menyerupai laki laki termasuk dosa besar.

Maka kesimpulannya: lelaki mewarnai kulit/kuku dengan Inai atau selainnya dalam rangka pernikahan atau selainnya maka hukumnya haram. Bahkan termasuk dosa besar dikarenakan menyerupai kebiasaan wanita. (Fatawa nur alas darbi 415-416/11)

Adapun memberi warna rambut dengan inai bagi pria tidaklah dilarang, sebagaimana terdapat dalam riwayat Tirmidzi (1753) dari abu Dzar Radhiyallahu Anhu dari nabi shalallahu alaihi wa salam berkata (sesungguhnya Yang paling baik digunakan untuk menyemir rambut yang ada uban dengan daun Inai dan daun katam) dan dishahihkan oleh syeikh Albani rahimahullah di shahih At-Tirmidzi.

Dan adapun penggunaan Inai yang diletakkan pada bagin tertentu pada tubuh dalam rangka penyembuhan penyakit yang benar memberi manfaat maka dibolehkan bagi pria dan wanita.

(Fatwa allajnah addaimah 108/24

Diterjemahkan oleh Atri Yuanda Ibnu Mahyudin Elbariamany

📌ﺳﺌﻞ ﺍﻟﺸﻴﺦ ﺍﺑﻦ ﻋﺜﻴﻤﻴﻦ ﺭﺣﻤﻪ ﺍﻟﻠﻪ : ﻣﺎ ﺣﻜﻢ ﺗﺨﻀﻴﺐ ﺍﻟﺮﺟﺎﻝ ﺑﺎﻟﺤﻨﺎﺀ ﻓﻲ ﻣﻨﺎﺳﺒﺎﺕ ﺍﻟﺰﻭﺍﺝ ؟

ﻓﺄﺟﺎﺏ :
" ﻳﺤﺮﻡ ﻋﻠﻰ ﺍﻟﺮﺟﻞ ﺃﻥ ﻳﺨﺘﻀﺐ ﺑﺎﻟﺤﻨﺎﺀ ﻓﻲ ﻣﻨﺎﺳﺒﺔ ﺍﻟﺰﻭﺍﺝ ﺃﻭ ﻏﻴﺮ ﻣﻨﺎﺳﺒﺔ ﺍﻟﺰﻭﺍﺝ ؛ ﻭﺫﻟﻚ ﻷﻥ ﺍﻟﺨﻀﺎﺏ ﺑﺎﻟﺤﻨﺎﺀ ﻣﻦ ﺧﺼﺎﺋﺺ ﺍﻟﻨﺴﺎﺀ ، ﻓﺈﺫﺍ ﻓﻌﻠﻪ ﺍﻟﺮﺟﻞ ﻛﺎﻥ ﻣﺘﺸﺒﻬﺎ ﺑﺎﻟﻤﺮﺃﺓ ، ﻭﺗﺸﺒﻪ ﺍﻟﺮﺟﻞ ﺑﺎﻟﻤﺮﺃﺓ ﻛﺒﺎﺋﺮ ﺍﻟﺬﻧﻮﺏ ، ﻛﻤﺎ ﺃﻥ ﺗﺸﺒﻪ ﺍﻟﻤﺮﺃﺓ ﺑﺎﻟﺮﺟﻞ ﻣﻦ ﻛﺒﺎﺋﺮ ﺍﻟﺬﻧﻮﺏ ...

ﻭﺧﻼﺻﺔ ﺍﻟﺠﻮﺍﺏ : ﺃﻥ ﺧﻀﺎﺏ ﺍﻟﺮﺟﻞ ﺑﻤﻨﺎﺳﺒﺔ ﺍﻟﺰﻭﺍﺝ ﺃﻭ ﻏﻴﺮﻩ ﻣﺤﺮﻡ ، ﺑﻞ ﻣﻦ ﻛﺒﺎﺋﺮ ﺍﻟﺬﻧﻮﺏ ؛ ﻟﻤﺎ ﻓﻴﻪ ﻣﻦ ﺍﻟﻤﺸﺎﺑﻬﺔ ﺑﺎﻟﻨﺴﺎﺀ " ﺍﻧﺘﻬﻰ . 📚( ﻓﺘﺎﻭﻯ ﻧﻮﺭ ﻋﻠﻰ ﺍﻟﺪﺭﺏ 416-415 /11 ‏) 

ﺃﻣﺎ ﺧﻀﺎﺏ ﺍﻟﺸﻌﺮ ﺑﺎﻟﺤﻨﺎﺀ ﻟﻠﺮﺟﺎﻝ ﻓﻼ ﺑﺄﺱ ﺑﻪ ؛ ﻟﻤﺎ ﺭﻭﺍﻩ ﺍﻟﺘﺮﻣﺬﻱ ‏( 1753 ‏) ﻋَﻦْ ﺃَﺑِﻲ ﺫَﺭٍّ ﺭﺿﻲ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻨﻪ ﻋَﻦْ ﺍﻟﻨَّﺒِﻲِّ ﺻَﻠَّﻰ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠَّﻢَ ﻗَﺎﻝَ : ‏( ﺇِﻥَّ ﺃَﺣْﺴَﻦَ ﻣَﺎ ﻏُﻴِّﺮَ ﺑِﻪِ ﺍﻟﺸَّﻴْﺐُ ﺍﻟْﺤِﻨَّﺎﺀُ ﻭَﺍﻟْﻜَﺘَﻢُ ‏) . ﻭﺻﺤﺤﻪ ﺍﻷﻟﺒﺎﻧﻲ ﻓﻲ " ﺻﺤﻴﺢ ﺍﻟﺘﺮﻣﺬﻱ " .

ﻭﺃﻳﻀﺎ ﺍﺳﺘﻌﻤﺎﻝ ﺍﻟﺤﻨﺎﺀ ﺑﻮﺿﻌﻪ ﻋﻠﻰ ﺑﻌﺾ ﺍﻟﺠﺴﻢ ﻟﻠﻌﻼﺝ ﻣﻦ ﺍﻟﻤﺮﺽ  ﺇﺫﺍ ﻛﺎﻥ ﻓﻴﻪ ﻓﺎﺋﺪﺓ ﻓﻬﻮ ﺟﺎﺋﺰ ﻟﻠﺮﺟﺎﻝ ﻭﺍﻟﻨﺴﺎﺀ " ﺍﻧﺘﻬﻰ .

📚(ﻓﺘﺎﻭﻯ ﺍﻟﻠﺠﻨﺔ ﺍﻟﺪﺍﺋﻤﺔ 24/108)
Baca Juga
    mohon perhatiannya:
    Berapapun Infak anda, sangat membantu kelangsungan dakwah online dan pembebasan lahan markas dakwah wat talim di kota dumai riau. transfer ke (451) 7131 9864 61 Bank Syariah Indonesia (BSI) a/n Atri Yuanda | konfirmasi dan saran, chat via whatsapp ke 0853 6237 7198. | Jazakumullahu Khairan

    Tidak ada komentar: