.widget img{ max-width:100%; height:auto;}

Seorang muslim tidak boleh berputus asa

Berkata syeikh Sa'ad al-a'tiq: Apakah sesak dada (terasa sempit dada ketika ditimpa musibah/kesulitan) orang yang mengenal Allah (yaitu, Bertauhid dan beramal Sholeh) ?

Tidak, demi Allah, dan saya bersumpah dengan keagungan Allah.

Bahwasanya setiap kesulitan dibarengi dengan kemudahan.

Akan tetapi hendaklah anda mengenal Allah ketika Lapang/senang, maka Allah mengenalmu (menolong) ketika kesulitan.

oleh karena itu, Allah menamakan orang yang berputus asa dari rahmatNya disebut "sesat"

Dan menamai orang yang ketika berputus asa dariNYA Dan tidak menyembah Allah taala disebut "kafir"

Allah Subhanahu wa taala berfirman

إِنَّهُۥ لَا یَا۟یۡـَٔسُ مِن رَّوۡحِ ٱللَّهِ إِلَّا ٱلۡقَوۡمُ ٱلۡكَـٰفِرُونَ
Sesungguhnya yang berputus asa dari 
rahmat Allah, hanyalah orang-orang yang kafir.” Surat Yusuf 87


Translate by Atri Yuanda Ibnu Mahyudin Elbariamany
Baca Juga
    mohon perhatiannya:
    Berapapun Infak anda, sangat membantu kelangsungan dakwah online dan pembebasan lahan markas dakwah wat talim di kota dumai riau. transfer ke (451) 7131 9864 61 Bank Syariah Indonesia (BSI) a/n Atri Yuanda | konfirmasi dan saran, chat via whatsapp ke 0853 6237 7198. | Jazakumullahu Khairan

    Tidak ada komentar: