.widget img{ max-width:100%; height:auto;}

My Story : Temani Ibu Ziarah 2 kuburan anaknya


الحمد الله و شكر لله على احسانه و توفيقه، صلاة و سلام على خير البشر و المرسلين محمد صلى الله عليه و السلام
Sahabat yang saya cintai karna Allah taala, betapa banyak nikmat yang telah Allah arrahman berikan kepada kita semua, maka sepantasnya kita bersyukur dengan ungkapan lisan, anggota badan dan hati.

alhamdulillah kita masih diberi kesempatan hidup pada hari ini, berarti masih diberi peluang menambah bekal untuk dibawa ke kampung akhirat nan kekal. semoga saya dan anda dipertemukan di syurgaNya kelak, amin ya rabbana.

sahabat, ramadhan telah datang, bulan yang penuh berkah, bulan dibuka banyak kebaikan dan dilipat gandakan kebaikan lebih banyak dari bulan-bulan lainnya. semoga Allah kuatkan kita untuk bisa memaksimalkan ketaatan di bulan ramadhan ini, amin ya rabbana.

Ziarah kuburan 2 anak ibu

foto diatas bukanlah ziarah kubur yang dilakukan karna mendekati bulan ramadhan namun sudah kami lakukan 1 bulan lalu. ketika itu ibu meminta saya dan adik menemani ibu untuk melihat 2 kuburan anak ibu melki dan tika untuk dibersihkan ilalang yang menutupi kuburan kedua adik saya. jarak antara pekuburan dengan rumah ibu sekitar 20 menit perjalanan santai dengan sepeda motor, tak jauh dari pintu toll kota dumai.

kasih sayang ibu tidaklah lekang walaupun anaknya telah dahulu meninggalkannya, sudah 3 kali dia temani anaknya dari masa sakit hingga dikuburkan. hati siapa yang tidak bersedih atas kepergian bagian dari tubuhnya namun catatan takdir telah ditetapkan. dalam tangis dan doanya selalu diarahkan kepada anak-anaknya yang telah wafat dan yang masih hidup.


jika ada uang, ibu sedekahkan atas nama anaknya yang telah meninggal, terutama melki rahimahullah yang memang paling dekat dengan ibu.

Ya Allah arrahman, peliharalah ibu sebagaimana dia pelihara kami ketika kecil dan masukkanlah dia ke syurgaMu yang penuh kenikmatan, amin ya rabbana.

kenapa tidak dikeramik ?

Dulu ibu pernah minta untuk dikeramik, namun kami nasehati untuk tidak dilakukan. karena Rasulullah shallallahu alahi wa salam melarang perbuatan tersebut. cukup ditinggilkan lagi tanahnya jika turun dan ditahan dengan batu bata 2 tingkat sekelilingnya agar menahan gerusan air jika hujan turun.

عَنْ جَابِرٍ قَالَ نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ يُجَصَّصَ الْقَبْرُ وَأَنْ يُقْعَدَ عَلَيْهِ وَأَنْ يُبْنَى عَلَيْهِ
dari Jabir ia berkata; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melarang mengapur kuburan, duduk dan membuat bangunan di atasnya." HR. Muslim

Bolehkah ziarah kubur menjelang ramadhan ?

tidak salah ziarah kubur ketika menjelang ramadhan namun yang jadi permasalahan adalah keyakinan bahwa ziarah kubur lebih utama dilakukan menjelang ramadhan dan tak pernah mau datang ke kuburan lagi kecuali menjelang ramadhan tahun berikutnya. 


Padahal Kita diperintahkan datangi perkuburan kapan saja dan tidak ada waktu khusus. 

زورا القبورَ فإنَّها تذكرُكمْ الموتَى
Ziarahilah kuburan maka sesungguhnya mengingatkan kalian kepada kematian. HR. Annasai

ada 2 tujuan kita ke kuburan yang diperintahkan rasulullah shallallahu alahi wa salam

1. mengingat kematian agar tidak terlalu berambisi dengan dunia yang pasti akan ditinggalkan agar tidak lalai dan kembali bersemangat mengumpulkan bekal yang akan dibawa ke kampung akhirat.

2. mendoakan si mayit agar dilapangkan kuburnya, diampuni dosanya dan doa baik lainnya. bukan meminta doa kepada si mayit karena si mayit lebih butuh ketimbang yang masih hidup

إِن تَدۡعُوهُمۡ لَا یَسۡمَعُوا۟ دُعَاۤءَكُمۡ وَلَوۡ سَمِعُوا۟ مَا ٱسۡتَجَابُوا۟ لَكُمۡۖ وَیَوۡمَ ٱلۡقِیَـٰمَةِ یَكۡفُرُونَ بِشِرۡكِكُمۡۚ وَلَا یُنَبِّئُكَ مِثۡلُ خَبِیرࣲ
Jika kamu menyeru mereka, mereka tidak mendengar seruanmu, dan sekiranya mereka mendengar, mereka juga tidak memperkenankan permintaanmu. Dan pada hari Kiamat mereka akan mengingkari kemusyrikanmu dan tidak ada yang dapat memberikan keterangan kepadamu seperti yang diberikan oleh (Allah) Yang Mahateliti. [Surat Fathir 14]

Semoga kita dimatikan dalam keadaan husnul khatimah. amin ya rabbana

Ditulis oleh Atri Yuanda bin mahyudin elbariamany
Baca Juga
    mohon perhatiannya:
    Berapapun Infak anda, sangat membantu kelangsungan dakwah online dan offline yang saya kelola. transfer ke (451) 7131 9864 61 Bank Mandiri Syariah a/n Atri Yuanda | konfirmasi dan saran, chat via whatsapp ke 0853 6237 7198. | Jazakumullahu Khairan

    Tidak ada komentar: