.widget img{ max-width:100%; height:auto;}

apa itu riya dan tanda-tandanya ?

apa itu riya dan tanda-tandanya ?

telah berkata syeikh sholeh alfauzan hafizahullah : "riya adalah seseorang beramal sholeh tujuannya agar manusia melihatnya lalu mereka memujinya. riya menghapus pahala amalan tersebut dan pelakunya (jika tidak bertaubat) kelak akan diberi siksa. riya merupakan sesuatu yang dirasakan oleh hati dan nabi shallallahu alahi wa sallam menamainya dengan assyirkul qhofy (syirik yg tersembunyi)."

dan diantara ciri-cirinya adalah seseorang akan lebih bersemangat dalam beribadah jika ada manusia yang melihatnya dan tatkala manusia tidak melihatnya, dia akan meninggalkan amal sholeh (dikeadaan lain, dia bermalas malasan untuk beribadah).

adapun orang yang diuji dengan penyakit riya, maka hendaklah orang yang berkompeten menasehati dari hati ke hati untuk....

1. menasehatinya agar takut kepada adzab Allah taala.

2. mengingatkan kembali bahwa hatinya harus sepenuhnya hanya karna Allah dalam beramal sholeh.

3. memberitahukan bahwa kerasnya hukuman yang Allah taala siapkan kepada pelaku riya.

4. memperingatkan bahwasanya amalannya tersebut hanya memperoleh kelelahan fisik tanpa memberi faedah (tidak dapat pahala dan terancam mendapatkan adzab)

5. memberitahunya bahwa orang-orang yang dia harapkan pujian dari mereka atas amal sholeh dia kerjakan kelak mereka akan mencelamu, membencimu dan mereka tidak memberimu manfaat sedikitpun.

syeikh fauzan hafizahullah ditanya : (penanya) aku telah membaca beberapa buku bahwa diantara tanda-tanda penyakit riya adalah semakin kuat imam seseorang jika dia berada dekat orang-orang atau jamaah (talim, ikhwan dll) namun iman melemah  jika sendirian, dan saya sebenarnya terkadang shalat dan terkadang tidak shalat (sunnah), saya lakukan itu bukan bermaksud riya akan tetapi keberadaan saya dekat para ikhwan (sahabat seiman) menjadikan saya lebih semangat beramal sholeh ketika saya melihat mereka melaksanakan shalat. mohon penjelasannya dalam perkara ini, semoga Allah membalas anda dengan kebaikan.

jawaban

ini bukanlah riya, ini bagian dari menteladani orang-orang yg memiliki kebaikan pada diri mereka.

almuntaqa min fatawa alfauzan (12/4)

translate by atri yuanda bin mahyudin elpariamany
~~~~~~~~~~~~
ما هو الرياء و ما هي علامته

قال الشيخ صالح الفوزان - حفظه الله -  : الــــريــــاء :  هو أن يعمل الإنسان العمل الصالح لأجل أن يراه الناس فيمدحوه, وهو محبط للعمل ، وموجب للعقاب ، وهو شيء في القلب , وقد سماه النبي ﷺ [ الشرك الخفي ]

ومــــن عــــلامــــاتــــه : أن ينشط الإنسان في العمل إذا كان يراه الناس ، وإذا كانوا لا يرونه ؛ ترك العمل .

والذي يبتلى بالرياء :  يُنصح بالخوف من الله ، ويذكر باطلاع الله على ما في قلبه ، وشدة عقوبته للمرائين ، وبأن عمله سيكون تعبا بلا فائدة ، وبأن الناس الذين عمل من أجل مدحهم سيذمونه ويمقتونه ولا ينفعونه بشيء "

سُئل الشيخ : قرأت في بعض الكتب أن من علامات الرياء أن يقوى إيمان الشخص إذا كان عند أشخاص أو جماعة، ويضعف إذا كان لوحده، وأنا في الحقيقة أحيانًا أصلي وأحيانًا لا أصلي، وأنا لا أقصد بذلك الرياء، ولكن وجودي مع إخواني يجعلني أنشط عندما أراهم يصلون . أرجو أن توضحوا هذا الأمر وجزاكم الله خير .

فأجابه: هذا ليس من الرياء، هذا من الاقتداء بأهل الخير

📚 [ المنتقى من فتاوى الفوزان " (12 /4) ]
Baca Juga
    mohon perhatiannya:
    Berapapun Infak anda, sangat membantu kelangsungan dakwah online dan pembebasan lahan markas dakwah wat talim di kota dumai riau. transfer ke (451) 7131 9864 61 Bank Syariah Indonesia (BSI) a/n Atri Yuanda | konfirmasi dan saran, chat via whatsapp ke 0853 6237 7198. | Jazakumullahu Khairan

    Tidak ada komentar: